Jumat, 30 September 2016

Fungsi Komunikasi Massa

Fungsi Komunikasi Massa


A.    Fungsi Komunikasi Massa
Komunikasi massa adalah salah satu aktivitas sosial yang berfungsi di masyarakat. Robert K.Merton mengemukakan bahwa fungsi aktivitas sosial memiliki dua aspek, yaitu fungsi nyata (manifest function) adalah fungsi nyata yang diinginkan, kedua fungsi tidak nyata atau tersembunyi (latent function), yaitu fungsi tidak diinginkan. Sehingga pada dasarnya setiap fungsi sosial dalam masyarakat itu memiliki efek fungsional dan disfungsional. Fungsi komunikasi massa menurut Jay Black dan Frederick C. Whitney (1988) antara lain:
1.       to inform (memberi informasi)
Komunikasi massa yang mengandalkan media massa, emiliki fungsi utama, yaitu menjadi proses penyampaian informai kepada masyarakat luas. Komunikasi massa memungkinkan informasi dari institusi publik tersampaikan kepada masyarakat secara luas dalam waktu cepat sehingga fungsi informasi tercapai dalam waktu cepat dan singkat.
2.       to entertain (memberi hiburan)
Fungsi lain dari komunikasi adalah hiburan, bahwa seirama dengan fungsi-fungsi lain, komunikasi massa juga digunakan sebagai medium hiburan, terutama karena komuniasi massa menggunakan media massa, adi fungsi fungsi hiburan yang ada pada media massa juga merupakan bagian dari fungsi komunikasi massa.

1.       to persuade (membujuk)
Media mengukuhkan atau membuat kepercayaan, sikap, nilai dan opini menjadi lebih kuat, karena dalam penyampaian pesan tersebut berisi tentang suatu nilai-nilai yang memperkuat pemahaman mereka tentang suatu hal dalam kepercayaan yang mereka anut, sehingga mereka akan menjadi lebih yakin. Media dapat mengubah sikap, kepercayaan atau nilai seseorang. Ditinjau dari sudut pandang pengiklan, fungsi terpenting dari media adalah menarik konsumen untuk menagambil tindakan. Media berusaha mengajak pemirsa atau pembaca untuk membeli produk dengan merek tertentu. Setelah suatu sikap dibentuk atau suatu pola perilaku dimantapkan, media berfungsi untuk menyalurkanya dan mengendalikanya kearah tertentu.
4.   transmission of the culture (transmisi budaya).
Fungsi informatif adalah fungsi-fungsi yang bersifat statis, namun fungsi-fungsi lain yang lebih dinamis adalah fungsi transformasi budaya. Komunikasi massa sebagaimana difat-sifat budaya massa, maka yang terpentin adalah komunikasi massa menjadi proses transormai budaya yang dilakukan bersama-sama oleh semua komponen komunikasi massa, terutama yang dilakukan oleh media massa.

Referensi : [1] Prof. DR. H. M. Burhan Bungin, S. SOS., M. SI., 2008, Sosiologi Komunikasi : Teori, Paradigma dan Diskursus Teknologi Komunikasi di Masyarakat : Cetakan ketiga, (Jakarta : Kencana Predana Media Group), hlm. 74
[1] Ibid, hlm. 78

Tidak ada komentar:

Posting Komentar